Tampilkan postingan dengan label kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kehidupan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Maret 2015

Ketika Masalah Datang Menghampiri Dirimu, Berbagilah !

CeritaKehidupan - Sebagai seorang manusia yang tidak sempurna, maka seseorang tidak akan mampu hidup sendiri tanpa adanya orang lain, manusia tidak bisa melepas statusnya sebagai makhluk sosial dan dalam pemenuhan kebutuhannya maka dia akan membutuhkan orang lain untuk menjalani kehidupan ini.

berbagi bersama keluarga dan teman

Pada dasarnya manusia sudah pasti mengikuti model seperti ini, meskipun pada perkembangannya dikenal istilah orang yang memang tertutup pada orang lain ada juga yang terbuka dan mudah bergaul dengan orang lain meskipun baru sebentar saja bertemu dan berkenalan dengan orang tersebut.

Berbagi bersama orang lain menjadi hal yang dibutuhkan oleh manusia, karena dalam menjalani kehidupan ini sering berjalannya waktu maka permasalahan itu akan senantiasa datang menghampiri memberikan cobaan bagi setiap manusia.

Nah, dalam menghadapi masalah ini, manusia kadang tidak mampu untuk melewatinya sendiri tetapi membutuhkan orang lain untuk berbagi dan menceritakan segala masalah yang ia hadapi yang menurutnya sangat sulit dan menjadi beban dalam hidupnya.

Dengan bercerita dengan orang lain, maka kita bisa menerima saran dan masukan untuk permasalahan yang sedang dihadapi, namun tentu saja tidak semua orang bisa memahami kondisi kita, namun akan lebih baik jika kita bisa berbagi dan mencurahkan segala unek-unek yang mengganggu pikiran.

Berbagi Bersama Keluarga

Keluarga adalah orang-orang yang terikat dengan kehidupan kita dan memiliki hubungan dekat dengan kehidupan kita sehari-hari, maka keluarga menjadi pihak pertama kali yang bisa kita jadikan tempat untuk berbagi setiap permasalahan.

berbagi bersama keluarga dan teman


Keluarga yang sudah sekian lama bersama kita akan mengenal kita dengan baik, hubungan emosional dengan mereka sudah terikat sejak pertama kali kita melihat dunia, maka sudah sepantasnya kita bisa berbagi bersama mereka, memahami segala problem yang kita hadapi dan memberikan solusi sebagai jalan keluarnya.

Berbagi Bersama Teman

Selain keluarga, teman menjadi tempat kita untuk bisa melewati berbagai macam halangan yang sedang kita hadapi. Bahkan teman bisa saja lebih memahami kita dengan baik dari pada keluarga, maka jangan segan-segan untuk bercerita perihal beban berat yang terjadi.

Teman bukan sekedar tempat kita untuk berbagi kesenangan tetapi mereka akan senantiasa ada untuk kita saat dalam kesulitan.

Imam Ali pernah berkata bahwa "Jika kalian ingin melihat temanku, maka lihatlah pada saat aku dalam keadaan sakit dan dalam kesusahan" kurang lebih redaksinya seperti itu, artinya apa, jika kita memiliki teman itu dan kita ingin menilai seberapa pedulinya mereka terhadap kita, maka lihatlah ketika masalah sedang menghampiri kita, apakah ia ada ataukah justru menghilang entah kemana.

Pada intinya, keluarga maupun teman, mereka akan berusaha keras untuk menolong kita jika kita sedang dalam kesulitan, jangan sampai kita merasa bahwa, kitalah orang satu-satunya di Dunia ini yang mengalami kesulitan dan kita berprasangka bahwa orang lain tidak bisa memahami kita.

Sehingga, kita semakin lama akan menderita dengan permasalahan itu dan menyiksa diri sendiri. Jangan sekali-kali beranggapan bahwa orang lain tidak mengerti dengan diri kita jika permasalahan yang ada itu kita pendam sendiri tanpa menceritakannya.

Karena orang lain baik itu keluarga maupun teman, mereka tidak akan mengetahui keadaan kita jika kita sendiri yang menutup diri dan tidak menceritakannya, karena mereka tidak akan pernah tahu dengan masalah yang kita hadapi.

Maka berbagilah, ceritakanlah kepada keluarga, teman dan orang-orang yang kita percaya dan kita yakini mereka adalah orang tepat untuk berbagi dan bercerita bersama

Sekian, terima kasih

Jumat, 26 Desember 2014

Toleransi Membawa Menuju Murtad

Sebelum menjelaskan lebih jauh tentang Toleransi ini, maka alangkah baiknya jika kita melihat apa definis sebenarnya dari kata ini, dari pegertian yang dijelaskan di Wikipedia Bahasa Indonesia, maka dapat dijelaskan makan Toleransi adala sebagai berikut.

Toleransi adalah istilah dalam konteks sosial, budaya dan agama yang berarti sikap dan perbuatan yang melarang adanya diskriminasi terhadap kelompok-kelompok yang berbeda atau tidak dapat diterima oleh mayoritas dalam suatu masyarakat.

Toleransi Beragama
Toleransi Beragama


Contohnya adalah toleransi beragama, dimana penganut mayoritas dalam suatu masyarakat menghormati keberadaan agama atau kepercayaan lainnya yang berbeda.Istilah toleransi juga digunakan dengan menggunakan definisi "kelompok" yang lebih luas, misalnyapartai politik, orientasi seksual, dan lain-lain. Hingga saat ini masih banyak kontroversi dan kritik mengenai prinsip-prinsip toleransi, baik dari kaum liberal maupun konservatif.

Penjelasan

Dari definisi diatas, memang kata toleransi ini selalu berkaitan dengan aspek agama, karena setiap agama sudah pasti ingin dipandang benar oleh para pemeluknya. Sehingga dalam negara Indonesia yang merupakan negara yang majemuk dengan banyak kepercayaan yang ada, dituntut untuk menciptakan keadaan yang dimana masyarakatnya senantiasa berlaku baik antar sesama umat beragama.



Penjelasan tentang toleransi menjadi seksi karena sering mendiskreditkan gologan lainnya, seperti diketahui bahwa negara Indonesia merupakan negara dengan jumlah muslim lebih banyak dibanding non-muslim, perbandingan dalam persentasenya adalah, Muslim 80% sementara non-muslim [Kristen] sebanyak 20%.

Dari persentase ini menunjukkan bahwa muslim memang seharusnya lebih dihormati dengan jumlah yang lebih bayak atau mayoritas, karena bisa saja muslim bisa menindas kaum yang minoritas, tapi faktanya justru tidak demikian, di Indonesia masih kita dapati bahwa non-muslim memiliki keleluasaan untuk menjalankan ibadahnya termasuk dalam mendirikan rumah ibadah.

Konflik antar Agama

Di Indonesia sendiri, toleransi agama selalu menjurus kepada adanya konflik antar agama, ada beberapa kasus yang terajadi tersebut senantiasa membawa nama agama di dalamnya, meskipun dalam pemberitaannya senantiasa di selewengkan atau opini umum yang berkembang ditengah masyarakat hanya permaslahan toleransi itu sendiri.

Satu agama dan agama lainnya, melakukan tindakan yang menghalangi pemeluk agama lain untuk beribadah misalnya.

Hanya permasalahan toleransi saja, konflik bisa terjadi di negara ini, bagi yang belum mengetahui bagaimana suatu agama itu dikembangkan/didakwahkan, ini bisa menjadi seseorang berubah dari agama yang dianutnya mnejadi agama yang baru.

Entah itu, dari muslim menjadi non-muslim ataupun sebaliknya. Toleransi sebaiknya disikapi sesuai proporsinya karena jika ada yang tampil sebagai yang terbaik tapi di respon dengan tidak baik seperti penolakan,maka itu harus diterima.

Sehingga hal yang terbaiknya adalah toleransi ditempatkan hanya pada area hubungan interaksi sosial masyarakat, misal jual-beli, pendidikan, dll dengan memperhatikan kaidah yang mengaturnya.

Sementara pada hal-hal yang sudah masuk kedalam ibadah inti dari ajaran agama, maka tinggalkanlah karena itu akan membuat akidah kita tergadai oleh agama yang lain.



Continue....

Kamis, 16 Oktober 2014

Be Mahasiswa

Mahasiswa selalu menjadi sesuatu yang menarik untuk dibahas, makna akan peran, fungsi dan kontribusinya pada dunia kampus maupun dalam masyarakat. Kedua komponen inilah ketika bersinergis kearah kebaikan, maka apa yang diidamkan sebuah kehidupan yang lebih baik, bisa terwujud.

Mahasiswa dan Perubahan Bangsa

Dalam hal perubahan, mahasiswa adalah motor yang senantiasa hadir di garda depan untuk meneriakkan perubahan. Mahasiswa yang peka dengan persoalan bangsa, senantiasa memberikan suatu solusi yang bisa menjadi alternatif untuk menjawab setiap permasalahan.

Rumusan konsep dalam menyikapi realita di susun dengan rinci dan kritis, dengan bekal pengetahuan dan kekayaan intelektual mampu memberikan suatu perubahan mendasar. Melengserkan kekuatan yang mulai tidak pro-Rakyat, menepis isu dan fakta yang merugikan masyarakat dan bangsa, menentang penjajahan serta senantiasa merindukan Revolusi.

Be Mahasiswa
Be Mahasiswa

Revolusi abal-abal tidak pernah masuk dalam kamus gerak-gerak mahasiswa, karena itu hanya akan menjadi produk akhir yang melenceng dari cita-cita mulia yang dirancang sejak awal.

Di Indonesia, dalam romantisme sejarah, kita akan selalu menemukan bahwa Mahasiswa selalu berteman dengan perubahan. Mulai dari Generasi pra Proklamasi Kemerdekaan, Proklamasi sampai Reformasi.

Kita mengenal Budi Utomo, PPPI sampai tokoh-tokoh yang terlibat dalam peristiwa Rengasdengklok. Masiswa kala itu mulai menyadari bagaimana penindasan oleh penjajah itu sudah tidak bisa diterima dan dirasakan terus-menerus oleh bangsa indonesia, sudah saatnya masyarakat bangkit dan melawan. Indonesia mampu untuk memimpin negaranya sendiri, Kekayaan Alam dan segala potensi yang ada harus dikelola sendiri, penderitaan yang diterima akibat penyiksaan penjajah itu sudah sepentasnya dan sudah waktunya untuk dilawan.

Tokoh pemuda ini, akhirnya dengan perjalanan panjang dan terjal akhirnya turut berkontribusi dalam sejarah kemerdekaan Indonesia yang ditandai dengan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Usaha dan kegigihan para Mahasiswa ini, tidak berakhir sampai disitu, Generasi telah berganti, permasalahan yang datang juga memberi cobaan dengan nuansa yang berbeda. Mahasiswa kembali dituntut untuk senantiasa bisa merespon dan mampu untuk menantang cobaan tersebut.

Di generasi pasca Proklamasi ini, kembali mampu memberi suatu respon brilian, MALARI yang terjadi karena para mahasiswa menolak produk jepang masuk ke Indonesia adalah bukti sejarah yang tidak bisa dipungkiri peran mahasiswa itu ada.

Be Mahasiswa
Be Mahasiswa

Mengangkat isu-isu yang membuat rezim kala itu berhasil diturunkan dengan ditandai keluarnya SUPERSEMAR. 

Tak berhenti samapi disitu, mahasiswa yang dinilai senantiasa memberi respon terhadap permasalahan yang ada, mulai ingin di tekan aktivitasnya oleh rezim kala itu, dengan adanya kebijakan NKK/BKK yang isinya jelas-jelas membuat peran mahasiswa akan perubahan mulai ditekan, pihak kampus berhak dengan kebijakannya bisa langsung men-DO mahasiswa apabila terbukti melakukan aksi menentang pemerintah.

Mulai ada fitnah-fitnah yang ditujukan kepada mahasiswa, meski demikian mahasiswa ternyata mampu untuk bisa mengatasi hal tersebut.

Pada akhirnya, suatu momentum yang paling berkesan dan suatu kesuksesan besar Mahasiswa terlihat saat terjadinya Reformasi, rezim yang dinilai refresif berhasil mereka turunkan, menghadiahkan kepada rakyat Demokrasi, sehingga mereka bisa memilih pemimpinya sendiri.

Mahasiswa Pasca Reformasi

Setelah melewati suatu euforia reformasi, mahasiswa mulai terlihat mengalami penurunan kualitas dari segi intelektual dan sisi kritisnya, mereka yang menjadi tokoh dalam reformasi kebanyakan masuk kedalam parlemen, bersikap pragmatis setelah apa yang mereka lakukan, dan sebagian yang lain bersikap seolah kewajiban sebagai mahasiswa telah usai dengan ditandai peristiwa reformasi.

Memperbincangkan dalam hal memilih masuk atau tidak ikut dalam parlemen merupakan suatu perkara yang menarik dinilai dari konsekuensi dan hasil yang bisa diperoleh. Sebagai contoh, seorang tokoh yang mempelopori suatu gerakan perubahan yang tidak ikut dalam parlemen ada pada sosok Soe Hok Gie, yang memilih untuk tidak turut serta dalam parlemen.

Langkah yang diambil inipun mendapat tanggapan, bahwa seharusnya seorang pelopor gerakan perubahan seharusnya masuk dalam parlemen karena ialah yang mengetahui tentang perubahan seperti apa yang diinginkan, karena pada faktanya hanya rezimlah yang bisa dijatuhkan, parlemen terus berjalan sebagaimana sebelumnya.


Untuk sosok yang berperan dalam perubahan dan masuk kedalam parlemen kita punya sosok seperti Akbar Tanjung dan Amien Rais sosok mahasiswa yang mampu melawan rezim yang ada dan melawan setiap kebijakan yang dinilai merugikan rakyat dan bangsa. Hasilnya pun sama saja, perubahan yang ada hanya penggantian rezim dan merombak parlemen tidak ada yang istimewa, hanya perlawanan yang heroik sebelum rezim tumbang.

Mahasiswa kini pasca reformasi telah banyak terkotak-kotakan dalam banyak hal, gerakan mahasiswa kini syarat akan kepentingan pribadi, tidak ada lagi persatuan, yang ada hanya kepentingan, teringat dengan perkataan teman ..."tidak ada kawan yang abadi yang ada hanya kepentingan abadi" . Yah, kepentingan ketika kepentingan berada diatas segalanya, maka kawan yang harusnya menjadi teman abadi dalam persatuan gerakan itu, tidak pernah teerwujud.

Merespon Problematika Kekinian

Problematika dengan definisi suatu permasalahan yang menuntut untuk diselesaikan, menjadi tentangan untuk Mahasiswa sekarang, mahasiswa sudah sepantasnyalah, peka terhadap masalah dan kembali menghadirkan sisi kritis serta mengasah sisi intelektualitasnya.

Dalam level ini mahasiswa sekarang, belum berhadapan dengan permasalahan yang sesungguhnya dihadapi, karena mereka masih belum mengalahkan problematika diri sendiri yakni menanggalkan segala kebiasaan buruk yang diciptakan sistem yang ada, yakni "Food, Fun and Fashion" . Gaya hidup hedonis.

Masalah dalam negeri seperti, Kekayaan Alam kita yang dikuasai 85% oleh asing tak mampu dilihat oleh mata kritis wawasan mahasiswa, meski ada yang melihat tapi tak memberikan respon, Kemiskinan yang disebabkan rendahnya taraf Pendidikan rakyat, Seks Bebas yang mengancam generasi muda, munculnya kasus Aborsi kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur, Narkoba, tindak kriminal yang disebabkan Remaja, Korupsi oleh anggota Dewan Terhormat, Wakil rakyat yang tidak pro-Rakyat.

Bahkan untuk menyebutkan satu persatupun, rasanya tidak akan pernah usai masalah yang ada sekarang, permasalaan ini yang mestinya menjadi kajian utama mahasiswa yang senantiasa menjadi teman Perubahan itu.

Maka, bagaimanakah seharusnya Mahasiswa,...

To be Continued.... BE MAHASISWA Part II

Selasa, 14 Oktober 2014

Kasus Pembunuhan "Generasi" Terbanyak Di Dunia

Ada 7000 nyawa penerus bangsa yang setiap hari dibunuh, para generasi awal yang sejatinya bisa membawa negara ini menuju pembangunan dan kemajuan dimata Dunia harus pupus begitu saja, tanpa mampu melihat tanah kelahirannya yang kaya akan Sumber Daya Alam, eloknya pemandangan serta keramahan penduduknya yang sangat tersohor. Bahkan sebelum ia dilahirkan.

Kasus Pembunuhan "Generasi" Terbanyak Di Dunia
Kasus Pembunuhan "Generasi" Terbanyak Di Dunia

Kasus Aborsi di Indonesia dan Dunia

Begitulah kasus Aborsi yang terjadi dinegeri ini, ada 2,5 Juta nyawa yang melayang pertahunnya sebelum keluar dari rahim ibunda. Angka 2,5 Juta ini bahkan hanya tercatat di Indonesia saja, sementara Amerika juga menyusul dengan angka serupa yakni 2 Juta pertahun, angka ini bagi Amerika melebihi, jumlah kasus yang terjadi seperti, kriminalitas, pembunuhan, bunuh diri bahkan akibat terkena penyakit, bukan itu saja jumlah ini bahkan lebih tinggi dari pada jumlah korban akibat peperangan dimasa lalu.

Perang Dunia I, II, Civil War, Perang Vietnam dan Korea tidak mampu menandingi jumlah kematian akibat Aborsi.

Di Indonesia, kasus aborsi terjadi dalam berbagai modus, menjerat hampir semua elemen dalam masyarakat mulai dari pelajar hingga yang sudah berkeluarga. Jika dalam lingkup pelajar yang sering terjadi adalah kasus akibat pergaulan yang sangat bebas, ini dikarenakan pelajar yang masih remaja dengan kecenderungan untuk "mencoba" hal-hal baru yang ingin mereka rasakan, itu sangat tinggi.

Keinginan untuk mencoba seks, rokok, narkoba dan sejenisnya pada akhirnya membawa mereka melakukan tindakan yang tidak sewajarnya mereka lakukan-seperti halnya dengan tingginya angka Aborsi ini, yang lahir akibat keinginan untuk "mencoba" seks bebas misalnya.

Sementara dalam lingkup mereka yang telah berkeluarga, terjadi karena adanya perselingkuhan, janin hasil dari hubungan gelap inilah kemudian menjadi korban. Takut ketahuan dan menanggung malu di mata masyarakat akhirnya memicu mereka melakukan pembunuhan terhadap Janin, sungguh bejat tingkah laku dari manusia masa sekarang ini. Karena ulah sendiri, justru mengorbankan nyawa lainnya.

Sebab Terjadinya Kasus Aborsi

Dari uraian diatas mengenai modus kejadian Aborsi, tidak lain karena adanya Pergaulan bebas dikalangan pelajar dan perselingkuhan di kalangan orang berkeluarga.

Adanya modus demikian tidak semata-mata karena kemauan dan dorongan dari si-pelaku saja, Akan tetapi, perlu juga kita perhatikan adalah adanya jaminan bagi setiap orang untuk mengekpresikan keinginan dalam bentuk berperilaku. Yah, adanya kebebesan berperilaku dalam sistem yang ada  saat ini menjamin setiap perbuatan apapun yang diinginkan selama seseorang tersebut tidak menggangu aktivitas orang lain.


Kasus Pembunuhan "Generasi" Terbanyak Di Dunia
Kasus Pembunuhan "Generasi" Terbanyak Di Dunia

Kebebasan berperilaku ini, jika tidak ada kontrol yang baik dari keluarga, pihak yang berwenang seperti pemerintah maupun masyarakat, maka akan menghasilkan akibat yang sangat fatal, seperti kasus pembunuhan generasi ini baca : Aborsi.

Bukan berarti aktivitas kontrol selama ini tidak dilaksanakan, faktanya setiap orang juga selalu berusaha untuk terus memperbaiki diri menuju kearah yang lebih baik. Sehingga tidak dapat dikatakan begitu saja bahwa selama ini, pemerintah kita tidak menaruh perhatian akan hal semacam ini.

Namun, faktalah yang lagi-lagi membuat, kita mempertanyakan, mengapa kasus seperti ini masih saja terjadi?

Hukuman Tindak Pidana Aborsi

Salah satu bentuk kontrol dari pemerintah dalam merespon angka Aborsi yang melangit ini adalah dengan memberikan sanksi bagi para pelaku tindakan Aborsi.

Dalam Pasal 346 yang berbunyi "Seorang wanita yang sengaja menggugurkan atau mematikan kandungannya atau menyuruh orang lain untuk itu, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun" . Dijelaskan bahwa pelaku Aborsi terancam pidana empat tahun.

Sementara dalam pasal lainnya, juga dijelaskan mengenai pidana yang bisa dikenai bagi pelaku, baik itu calon ibu janin, pasangan, dokter, bidan dan dukun, semua bisa terkena hukuman. Bahkan orang yang mungkin sekedar memberitahukan tempat praktek Aborsi-pun bisa terjerat pasal mengenai pelanggaran tindak pidana.




Peraturan itu sudah ada, namun lagi-lagi angka 2,5 juta bagi Indonesia adalah jumlah yang sangat mencengangkan. Bahkan jumlah ini bisa saja bertambah karena yang terdata hanyalah korban yang sempat dirawat di Rumah Sakit atau Puskesmas, karena rekam kasusnya bisa langsung terlihat, sementara yang tidak bisa saja lebih besar dari yang terdata, ibarat Gunung es, yang hanya tampak dari permukaannya saja. Innalillah.

Peraturan Pemerintah Melegalkan Aborsi

Pada 21 Juli 2014 lalu, Presiden Susilo Bambang Yudoyono Menandatangani Peraturan Pemerintah Pasal 31 No 61 Tahun 2014 tentang Kesehatan Reproduksi. Dalam PP ini, dijelaskan bahwa Aborsi yang dilakukan pada korban Pemerkosaaan diBolehkan. Sehingga, ketika ada kasus pemerkosaan yang mengakibatkan korban tersebut Hamil maka diperbolehkan atau sudah dilegalkan untuk dilakukan Aborsi.

PP ini, mendapat beberapa tanggapan dari masyarakat ada yang pro adapula yang kontra. Yang pro berpandangan bahwa, Aborsi bagi korban pemerkosaan itu bisa-bisa saja, karena dilihat dari bagaimana perkembangan anaknya nanti, bisa saja tidak mendapat perhatian dari Orang tuanya, karena terlahir dari Hal yang tidak diinginkan, kehadirannya bisa tidak diterima dan bisa menimbulkan efek Traumatik bagi sang bunda, karena akan menyebabkan kenangan pilu itu, teringat kembali. Nah, ini akan menghambat pertumbuhan si anak dan bisa saja menimbulkan masalah lainnya.

Sementara, bagi yang kontra berpandangan bahwa ini sama saja kita membunuh hak hidup dari anak yang akan lahir kedunia. Adapula yang berpandangan bahwa, peraturan pelegalan Aborsi ini jika tidak dikawal dengan baik bisa membuat diselewengkan ke arah yang tidak baik. Karena tindak Aborsi yang sejatinya disebabkan oleh dua hal diatas, tetapi Oknum praktisi kesehatan dalam hal ini, dokter maupun bidan berkilah bahwa ini dilakukan karena pasien adalah korban pemerkosaan. Sehingga sangat perlu untuk memperjelas peraturan ini, atau sebaiknnya dihilangkan saja.

Solusi Tidak Menyelesaikan Masalah

Semua orang pasti sepakat bahwa, sudah sewajarnya kita semua bertanggung jawab akan kasus Aborsi ini, dan diharapkan bisa menghadirkan solusi tuntas akan permasalah ini.

Jika, berkaca pada solusi untuk korban pemerkosaan tersebut diatas yang justru diperbolehkan untuk dilakukan tindakan Aborsi. Seolah-olah pemerintah ingin mengatakan "silahkan lakukan pemerkosaan, sekarang sudah bisa dilakukan Aborsi". Ini, sama dengan pemberantasan seks bebas dengan membagikan Kondom.

Dengan asas pemikiran Sekularisme, memisahkan kehidupan dunia dari agama dalam hal pembuatan Hukum sudah pasti Solusi seperti ini akan bermunculan. Kenapa? karena seyogianya Hukum itu dibuat dari permasalahan yang muncul dalam masyarakat, dari permasalahan tersebut dirumuskan suatu hukum yang tidak memihak salah satu pihak. Maka lahirlah peraturan ini, satu sisi melindungi korban tetapi dilain sisi juga seolah melindungi pelaku juga untuk terus melakukan tindak pidananya.

Solusi seperti ini, benar-benar tidak menyelesaikan masalah yang ada. Hukum harus ditegakkan dengan Adil, menciptakan peraturan yang memberikan efek jera.


Sehingga, kasus Aborsi seperti ini, benar-benar bisa terhindarkan. Jangan lagi ada kasus "Generasi" penerus bangsa harus terbunuh sebelum mampu memberikan kontribusi banyak bagi negeri. Tentunya juga tidak terlahir dari kasus pemerkosaan dengan peraturan Hukum yang buat semakin baik dan dapat memberikan efek Jera bagi setiap pelaku tindak pidana kriminal.

Selasa, 23 September 2014

Cerita Inspirasi - Sekedar bercerita

Cerita tak slamanya Indah

Dalam hidup tak lengkap rasanya jika kehidupan kita ini hanya berputar dalam lingkaran yang beraturan memiliki pola yang sama, bentuk dan ulangan tiada beda dengan pendahulunya--intinya sama saja. stagnan tak mengenal nama dinamis dan monoton tak tahu rasanya kreasi.

Cerita Inspirasi - Sekedar bercerita
Cerita Inspirasi

Sekedar cerita tak memiliki alur, isi, makna dan gagasan yang mungkin seseorang mencarinya, mencoba terus untuk menemukan suatu bentuk yang istimewa namun selalu dihantui dan dihalangi tembok besar tak berperasaan yang kami sebut ketidaktahuan.

Makna tak Selalu sama

Mencaritahu bukanlah hal yang selalu menuntun pada yang dicari, dia slalu membawa kita memutari hal-hal yang tidak kita ketahui, seakan ingin berbagi untuk merasakan suatu pengalaman tak terperih harganya dan selalu menanti untuk dipecahkan, selalu membuka ide baru untuk mengahancurkannya. Dialah ketidaktahuan itu.

Saat ini, mungkin kau semakin bingung dan rasa bosan menghantui, ditengah-tengah perjalanan mencari makna akan tulisan yang sekedar bercerita ini, makna yang tak harus sama dalam kisah inspirasi tetapi hanyalah akan menjadi jalan menuju pintu keluar ketidaktahuan akan nilai dan esensi inspirasi.



Jika engkau kuatir akan roda yang datang dengan pola yang sama, maka kekuatiran mu itu sungguh mendasar, karena saat inipun kau telah terperangkap dalam roda itu, roda yang tidak mengenal kata dinamis serta kreasi . Berputar dalam jalanan serta kehidupan yang tidak pasti karena semua hanyalah sekedar bercerita.

Berteman Ketidaktahuan

Pencarian akan bayangan kepastian di ujung jalan yang tidak juga menampakkan siluetnya , semakin menambah rasa putus-asa untuk mencari makna akan inspirasi . Rasanya ujung lorong ini semakin jauh, semakin lama dan panjang kaki untuk berjalan menyusurinya, cahayapun tak penah memancar ke wajah yang tak pernah keluar dalam keadaan bosan dan masih melanjutkan sekedar bercerita.

Kepala tak sanggup menghentikan ini, hanyalah satu teman yang selalu menemani dalam pencarian inspirasi dialah ketidaktahuan . Lega rasanya, dalam menapaki jalan yang penuh dengan ketidakpastian aku masih memiliki seorang teman yang akan selalu menemaniku, menyelesaikan ini. Semua ini telah selesai dengan sekedar bercerita....

Selasa, 08 Juli 2014

Mata Satu di Sajadah Masjid

Mata satu yang banyak diperbincangkan merupakan suatu mitologi dari mesir yang merupakan lambang yang menjadi rujukan pada dewa horus, lambang mata satu juga sering kali dikaitkan pada kelompok pemuja setan.



Mata satu dengan gambaran satu mata dan dikelilingi oleh segitiga biasanya. Pada suatu pembahasan juga disebut sebagai dewa Ra atau dewa matahari, dengan makna filosofis dari mata ini adalah suatu mata yang bisa melihat segalanya.

Dari beberapa pemberitaan tentang "mata satu" ini, mayoritas masyarakat menjadi alergi dengan pembahasan semacam ini, sebagai contoh adalah saat melihat suatu dengan benda gambar bulat menempel pada suatu objek kadang-kadang justru di nilai juga sebagai bagian dari konsep "mata satu".

Sama halnya dengan Mata Satu di Sajadah Masjid, dari beberapa masjid yang sering kita tempati menunaikan kewajiban sebagai ummat islam, sering kita jumpai ada gambar bulatan di bagian kubah masjid, ini juga bisa menjadi pembahasan bahwa pada gambar tersebut juga merupakan "mata satu"

Apakah benar demikian? Jika ditanya mengenai hal tersebut kita hanya perlu berprasangka baik saja karena, jika memikirkan hal yang seperti itu sementara kita akan melaksanakan kewajiban kita, maka bisa saja itu hanya akan menjadi bahasa pembenaran bagi kita untuk tidak sholat misalnya.

Meskipun tak bisa disangkal bahwa kita juga berpikiran demikian karena, mana mungkin juga dalam membuat gambar yang nantinya akan dijadikan sebagai sajadah masjid memiliki suatu motif seperti demikian, sementara dalam realitasnya-kan kubah masjid tidak memiliki hal seperti itu.

Maka, hal yang paling penting bagi kita adalah tetap menjaga keimanan dan keislaman, dan tetap berprasangka baik terhadap hal seperti Mata Satu di Sajadah Masjid

Sekian terima kasih

Minggu, 29 Juni 2014

Belanda dulu dan sekarang dimata Indonesia

Dahulu belanda pernah menjajah indonesia dengan segala bentuk penjajahan fisik yang sangat menyeiksa para leluhur bangsa ini, penindasan dengan adanya sistem kerja paksa, penguasaan atas segala hasil bumi indonesia mebuat rakyat semakin menderita.

diterapkannya sistem bahwa semua hasil panen para petani harus dijual ke pemerintah belanda, dan pemerintah belanda dengan senang hati membelinya dengan harga yang murah. kita bisa bayangkan bagaimana tekanan batin yang harus ditanggung para pendahulu bangsa ini yang hidup di zaman penjajahan.




tapi kini, setelah indonesia merdeka segala macam perlakuan itu hanya di anggap angin lalu saja, sistem politik luar negeri indonesia dengan konsep million friend zero enemy  dengan arti sejuta teman tidak ada musuh membuat indonesia menjadi negara netral tanpa memihak pada satu negara manapun.

sehingga negara yang pernah menjajah indonesia juga harus diajak berteman seperti itulah gambaran umunya.

jika melihat fenomena piala dunia sekarang ada kejadian unik yang benar-benar menunjukkan bahwa masyarakat indonesia sudah melupakan kejadian di masa silam, yah, sudah pasti diantara teman sekalian menjagokan salah satu tim yang berlaga dipiala dunia dan bisa jadi itu adalah timnas belanda.

saat perjalanan baru-baru ini saya lakukan, dengan melintasi beberapa desa ada yang mengibarkan bendera negara peserta piala dunia brazil yang menjadi idola mereka, ada argentina, belgia, jerman, italia, brazil dan tidak ketinggalan juga ada belanda.

dari pandangan saya dibeberapa bendera sangat jelas bahwa bendera tersebut sebagian besar memang mereka jahit sendiri dengan menggunakan kain dengan warna yang sesuai dengan negara idola.

yang saya ingin tekankan disini adalah bahwa rakyat indonesia kini sangat cinta damai terbukti dengan lebih memilih "menambah kain biru dibendera merah-putih" yang dahulu para pejuang kemerdekaan kita bersusah payah merobeknya dan memperkenalkan bahwa bendera negara ini adalah merah-putih.

sekian
by. Muhammad Sidik

Jumat, 20 Juni 2014

Manusia Hidup Dengan Ide

Selamat datang kembali di halaman sederhana ini, postingan kali ini saya akan sedikit menceritakan tentang bagaimana ide mempengaruhi hidup seorang manusia untuk menjalani hidup ini. Tentunya kita juga tidak bisa memarjinalkan peran dari O2 atau oksigen, zat-zat nutrisi, Metabolisme serta yang lain-lain, karena mereka juga berperan dalam kehidupan manusia.




Namun, sejenak kita menepikan mereka dulu, mari kita membahas ide. Ide dalam pengertiannya oleh wikipedia indonesia disamakan dengan cita-cita, sementara jika kita mengutip pengertian dari Kamus Besar Bahasa Indonesia KKBI ide/gagasan adalah rancangan yang tersusun dalam pikiran.

Dari beberapa pengertian diatas kita bisa menyimpulkan bahwa ide merupaka suatu aktivitas berfikir dan tidak bisa lepas dari gagasan yang muncul dalam pikiran kita, seketika itu ataupun dari akumulasi penginderaan yang selama ini kita lakukan.

Itu sedikit pengantar tentang ide. Dalam suatu perkuliahan yang saya ikuti, seorang dosen kala itu yang mengisi jam perkuliahan, sempat membahas hal yang menyangkut tentang ide ini. Beliau mengatakan kurang lebih seperti ini "seorang manusia harus memiliki ide dalam kepalanya untuk hal-hal yang akan datang, apa yang nantinya akan dilakukan. Orang yang tidak memiliki ide dalam hidupnya, layaknya zombie yang hanya hidup dan tidak tahu arah hidupnya". 




Apa yang beliau katakan tersebut, setelah selesai perkuliahan cukup membekas dalam ingatan saya, dan mencoba untuk lebih memahami perkataan tersebut. Dan saya bisa menyimpulkan bahwa apa yang beliau katakan tersebut memang benar adanya, ketika kita menjalani kehidupan ini tanpa adanya ide dikepala, bisa saja apa yang akan dilakukan selanjutnya menjadi tidak terarah.

Apa yang kita lakukan tersebut menjadi tidak memiliki tujuan yang jelas, apa yang akan dicapai dan apa yang menjadi indikator suksesnya rencana kita nantinya. Dengan adanya ide kita bisa mengorganisir segala aktivitas kita, hal-hal yang perlu dan penting dilakukan yang berkaitan dengan terealisasinya ide kita tersebut.

Maka, di akhir tulisan ini saya bisa mengatakan bahwa, sebagai manusia sudah sepantasnyalah kita memiliki ide sehingga hidup ini akan terasa lebih hidup lagi. Serta menjadikan hidup kita lebih berharga dan memiliki tujuan yang jelas.

Sekian, semoga ada manfaatnya bagi kita semua

Kamis, 19 Juni 2014

Penutupan Gang Dolly

Dolly merupakan tempat lokalisasi yang berada di kota surabaya, tempat prostitusi ini di klaim merupakan tempat prostitusi terbesar di asia tenggara, bisa dibayangkan bagaimana besarnya lokalisasi tempat berbuat maksiat ini, meski belum penah melihatnya secara langsung.




Gang dolly, santer diberitakan bahwa tempat ini, sudah berdiri sejak zaman penjajahan belanda, sudah sangat lama, tempat ini pada awalnya diperuntukkan bagi tentara belanda yang mencari hiburan malam, para pekerjanya juga tidak banyak dari daerah lokal.

Setelah semakin lama tempat ini beroperasi, pada akhirnya masyarakat setempat juga terlibat dan ikut di dalamnya, mencari nafkah, rezeki untuk menghidupi keluarga *katanya. Tempat maksiat seperti ini, sudah pasti menjadi sumber dosa masyarakat semua, baik itu para pelaku maupun orang disekitar yang membiarkannya.

Gang dolly sudah menjadi bagian kehidupan untuk masyarakat sekitar, baik itu menjadi pekerja di hiburan malam ini,maupun hanya mencari uang disekitar tempat tersebut. seperti misalnya, tukang becak, ojek, yang beroperasi sekitar tempat maupun menjadi penjual makanan ringan yang diperuntukkan bagi mereka yang berkunjung ke dolly, yang terkenal memang cukup ramai pengujung.

Karena tempat ini sudah menjadi ladang mencari nafkah bagi masyarakat, maka sangat sulit kemudian bagi pemerintah untuk menutup tempat ini, apalagi sudah menjadi rahasia umum tempat prostitusi seperti ini menyumbangkan kontribusi bagi pemerintah daerah setempat dimana ia beroperasi.



Sampai sekarang ini, kembali muncul wacana untuk menutup tempat ini, oleh walikota surabaya, tentu saja ini mengundang reaksi keras dari masyarakat dengan menentang kebijakan ini, masyarakat sekitar menghadang aparat yang masuk untuk menertibkan dolly .

Melakukan langkah penutupan seperti ini, pemerintah harus memiliki suatu program yang pasti dan berkelanjutan jika memang ingin menutup gang dolly karena, seperti diuraikan diatas bahwasanya tempat ini sudah menjadi bagian dari masyarakat. Program seperti pembinaan masyarakat, memberikan tunjungan, serta memberikan pendidikan gratis bagi anak-anak mereka sehingga mereka bisa mengembangkan kemampuan yang dimiliki dan bisa bekerja secara mandiri.

Dengan demikian, diharapkan mereka menyukai pelrjaan mereka dan melupakan pekerjaan yang lalu, seperti yang diketahui bahwa bekerja di tempat hiburan malam, merupakan suatu pekerjaan instant yang hanya bermodalkan diri saja, sehingga mental mereka bisa saja selalu mengharapkan pekerjaan yang mudah saja untuk dikerjakan.




Meskipun solusi ini bisa dilakukan, namun solusi seperti ini hanya bersifat tambal sulam saja, karena tempat-tempat seperti gang dolly ini banyak bertebaran di seluruh nusantara, faktanya pemerintah juga tidak bisa berbuat banyak akan masalah ini. Penutupan dolly tidak akan berdampak apa-apa bagi tempat prostitusi lainnya.

Sebagai seorang manusia, sudah sepantasnya lah, kita bisa mencegah kemungkaran itu. jadi kebijakan yang akan dilakukan pemkot Surabaya untuk menutup tempat hiburan malam merupakan suatu langkah awal yang bagus, semoga bisa ditiru dan dilakukan oleh pemerintah lainnya.
*baca postingan tentang reaksi masyarakat Reaksi Penutupan Dolly

Sekian, semoga ada manfaatnya bagi kita semua

Rabu, 18 Juni 2014

Tetap Usaha, Berusaha dan Berjuang

Melaksanakan segala macam, kegiatan. saat itu mulai menjadi kegiatan yang sudah di prioritaskan namun membutuhkan pemenuhan waktu bersifat kontinue atau berkelanjutan. maka sudah seharusnya kita bisa membuat diri terus konsisten dan istiqomah.

Tentu saja, melakukan rutinitas seperti ini, perlu tenaga ekstra juga, yang perlu kita lakukan adalah tetap memberikan alternatif usaha yang inovatif sehingga, rutinitas kita itu tidak menjadi hal yang membosankan bagi kita.




Usaha yang kita lakukan tersebut dengan niat yang tulus serta mengharapkan kebaikan, maka dengan usaha tersebut akan mengantarkan kita pada kondisi yang baik pula, seperti apa yang diharapkaan sebelumnya. Usaha yang lakukan diupayakan untuk diberi penghargaan seperti memuji ataupun hanya dengan kalimat positif yang bernilai positif.

Karena tubuh kita sangat membutuhkan hal-hal yang positif sperti perkataan yang kita berikan pada diri sendiri untuk mengakui apa yang dimiliki oleh diri kita. Saat keadaan ini sudah bisa kita hadirkan maka step selanjutnya adalah tetap berusaha.




Tetap berusaha agar apa yang sudah dimiliki tadi, usaha dengan ide-ide inovatif yang sudah dimunculkan bisa terus dijaga tetap melekat pada identitas diri. Berusaha mempertahankan potensi dan bakat yang sudah dimiliki. dengan demikian, secara perlahan bentuk pada diri kita mulai terlihat.

Saat dua step tadi sudah dilalui, selanjutnya adalah tetap Berjuang, untuk tujuan hidup kita, tetap konsisten dengan jalan hidup yang berlandaskan pada kebaikan, pikiran positif akan membantu tubuh tetap sehat, karena pikiran juga bisa mempengaruhi kesehatan.




Saat kita mulai terbiasa dengan step ini, meskipun tidak jelas sumber penelitiannya, maka kita hanya perlu memasrahkannya pada sang maha kuasa, untuk melihat usaha kita, dan memberi peniliaian untuk hasil akhirnya nanti, tiada daya dan upaya hanya milik Allah.

Berjuang untuk kehidupan kita, sehingga nanti bisa menceritakannya pada keturunan maupun keluarga lainnya, menjadikannya sebagi kisah yang indah serta menarik untuk dicertitakan.

Sekian, Semoga ada manfaatnya bagi kita

Selasa, 17 Juni 2014

Kehidupan Anak Kos

Pada kesempatan kali ini, cerita yang akan sedikit banyak disinggung adalah permasalahan tentang kehidupan kos-kosan, saya yakin diantara teman-teman yang membaca pasti pernah menjadi anak kosan atau bahkan masih menjadi anak kos-kosan sekarang, bagaimanapun itu tidak penting sekarang, hehehe

Mahasiswa atau pelajar yang menjalani hidup di kosan, jika sudah memiliki fasilitas, seperti mandi, buang hajat, jemur pakaian yang sudah lumayan atau sudah atas standar maka orang tersebut sudah terkategori orang yang beruntung. Karena sudah meminimalkan akan pengalaman-pengalaman yang tidak akan pernah dilupakannya.




Tentu saja, karena bagi mereka yang mendapat fasilitas kosan yang tidak seperti saya sebutkan diatas, maka akan memperoleh pengalaman yang bisa membuat diri menjadi orang yang siap menjalani tantangan permasalahan yang akan hadir dan menuntut untuk dijalani dan mereka inilah yang mampu menjalaninya dengan baik.

Menjadi mahasiswa dengan segala macam tugas setiap harinya yang harus diselesaikan baik berupa tugas dari dosen maupun tugas laporan praktikum, membutuhkan waktu serta tenaga yang sudah dipersiapkan untuk menjalani itu semua. Beban ini akan lebih membutuhkan tenaga ketika menjalani tugas-tugas kampus tersebut dengan status anak kos.




Sudah tentulah, bebannya bertambah, karena kita masih memikirkan, hal-hal yang tidak berhubungan dengan tugas kampus tetapi sangat berhubungan dengan dikerja atau tidaknya tugas tersebut, hal yang saya maksudkan adalah, dalam benak kita masih memikirkan tentang perut yang masih kosong minta segera diisi, utang dimana-mana, kegiatan ekstra kampus/organisasi sedang padat-padatnya ditambah lagi kalau sudah tanggal tua.

Hal-hal diatas merupakan momok yang cukup ditakuti, para anak kosan, itu belum ditambah dengan pembayaran seperti modul buku yang wajib dimiliki, buku yang menunjang bahan ajar yang diberikan dosen. ditambah dengan biaya untuk mencetak tugas-tugas tadi, padahal kuota uang bulanan hanya pas hitungannya untuk uang makan saja sehari-hari.




Maka komplit lah sudah permasalahan yang ada, padahal itu belum ditambah dengan biaya-biaya yang tidak terduga sebelumnya seperti : uang atribut untuk kelengkapan laboratorium, mulai dari awal sampai ujiannya, dan satu poin tambahan yakni pembayaran untuk praktek lapang.

Inilah sedikit gambaran tentang anak kosan, bisa menjadi referensi buat teman yang akan melanjutkan studi diperguruan tinggi dan menjadi kenangan buat teman yang sudah menjalaninya.

Pesan kepada teman yang baru akan lanjut ke PT, jangan takut dan sungkan untuk melangkahkan kaki menuju cita-cita mu, dunia kosan hanyalah sebuah kerikil kecil yang ada dihadapan mu, jika kau teliti melihatnya, maka kau bisa melangkahinya.

Sekian, semoga ada manfaatnya bagi kita semua

Bersikap Seperti Bumi

Dalam kita menjalani hidup ini, kita bisa menemukan berbagai macam karakter manusia, mulai dari A-Z , silahkan teman-teman sendiri yang mencari tahu apa itu, heheheh




Diri kitapun sudah menjadi salah satu diantaranya apakah menjadi B, M, R, S dan sebagianya. Kita manusia dengan karakter yang berbeda menjadi sangat unik dengan manusia yang lainnya, punya pola pikir dan tingkah laku yang bisa saja berbeda.

Hal itu bisa dijelaskan dengan lengkap oleh para pakar psikolog, jadi silahkan berkonsultasi pada mereka-mereka, karena pada kesempatan ini, bukan hal demikian yang menjadi permasalahan yang akan dibahas, meskipun sedikit mengarah kesana.





Cerita tentang sikap bumi sesuai dengan judul postingan kali ini, pada dasarnya harus menjelaskan bagaimana itu sikap bumi sebenarnya, dan kita bisa mengambil nilai yang terkandung padanya serta mengandopsi dan menjadikannya suatu sikap baik pada diri kita masing-masing.

Seharusnya kan, tapi yang ingin saya sampaikan pada teman-teman adalah kebalikan dari itu semua, apa maksudnya??

Baiklah langsung saja, Bumi adalah planet yang dimana saat ini, dan pada saat ini, kita membaca artikel ini sekarang, itulah salah satu titik kecil yang merupakan bagian dari bumi, dengan kata yang lebih sederhana kita sedang berada dalam bumi itu sendiri, lebih tepatnya dipermukaan bumi.

Bumi memiliki ciri dan keadaan yang saya bahasakan sebagai sikapnya adalah sama seperti kita berada di bangku sekolah atau perguruan tinggi, kita mendengar bahwa "bumi berada pada suatu titik yang bila mana ia bergeser sedikit mendekat ke matahari maka ia akan terbakar. Sementara saat ia sedikit bergeser menjauh dari matahari maka ia akan membeku".



Apa yang bisa kita tangkap dari itu, yaitu adalah Bumi memiliki sikap yang stagnan, selalu berada pada posisinya. dan tidak berubah, sebagai seorang manusia yang hidup sudah tentu akan menjadi musibah baginya apabila setiap harinya, ia tidak pernah berubah.

Menjadi orang yang stagnan, sama halnya seperti zombie, mayat hidup yang tak tahu apa tujuan hidupnya dan akan kemana ia selanjutnya.

Mari kita sama-sama memeriksa bagaimana kondisi hidup kita sekarang kemudian mengoreksinya hingga tetap berada di jalan yang sebagaimana mestinya. *jangan bersikap seperti bumi.

*)sikap disini adalah, stagnannya bumi seperti yang dijelaskan dalam artikel

Sekian, semoga ada manfaatnya bagi kita semua

Senin, 16 Juni 2014

Miskin di Negara Kaya

AssalamuAlaikum wr. wb.

Selamat datang kepada teman sekalian diblog sederhana ini, kesempatan kali ini saya menceritakan bagaimana kondisi di negara kita secara faktual.




Kita harus menerima kenyataan bahwa angka kemiskinan di Indonesia masih sangat tinggi, jumlah pengangguran dan sebaginya menjadi masalah yang erat dengan bangsa kita. Salah satu penyebab kemiskinan adalah tingkat pendidikan rendah sehingga sumber daya manusia juga tidak sanggup bersaing.

Itu cuman salah satunya saja, karena jika membahas kemiskinan, kita pasti berbicara tentang permasalahan yang sistemik, ada banyak penyebab masalah tersebut dan saling memiliki keterikatan yang erat, Adapun ketika satu simpul dapat diuraikan, ternyata masih ada simpul masalah yang dibuat kembali.





Lingkaran setan seperti ini seakan tidak ada ujungnya, jika perkara kemiskinan ini kita lihat dari segi sumber daya yang miliki oleh Indonesia, dari beberapa sumber yang menunjukkan bahwa hasil pengelolaan kekayaan alam kita menghasilkan Triliunan uang jika dikelola dengan baik dan uang tersebut masuk kedalam kantong negara.

Kekayaan alam indonesia yang melimpah kini justru dimiliki oleh perusahaan asing yang bekerja menghabiskan stok dan potensi Sumber daya Alam kita, sehingga nanti kita hanya bisa menyesal dan merenung bahwa sebenarnya. sangat tidak pantas bagi masyarakat indonesia menderita dan mengalami namanya kemiskinan.

Sementara negara yang ditempatinya sekarang adalah negara dengan kekayaan yang sangat kaya raya akan potensi sumber daya alam,Emas, Batu Bara, Gas, Minyak Bumi dan lainnya, bisa mensejahterakan rakyat.





Sebagai masyarakat yang masih memiliki simpati pada rakyat lainnya, yang tidak seperti rakyat umumnya, setidaknya kita masih memiliki simpati pada mereka dan memikirkan bagaimana sehingga kesejahteraan itu bisa kita rasakan bersama.

Saatnya memperbaiki sistem yang ada, dan melakukan usaha-usaha untuk menuju keadaan yang lebih baik, semoga perubahan itu bisa terjadi secepatnya.

Sekian, semoga ada manfaatnya bagi kita semua.

Panggilan Mimpi Masa Dulu

Teman sekalian, kita sudah pasti memiliki mimpi yang selalu ingin diwujudkan, kadang mimpi itu dirasa sudah tidak relevan lagi dengan apa yang telah kita lakukan sekarang, perasaan bahwa mimpi yang pernah kita ingin wujudkan terasa jauh, apa yang dulu pernah kita impikan hanyalah mimpi seorang anak kecil yang tak mengetahui dunia.




Rasa putus asa merupakan tembok besar yang menjadi penghalang bagi seorang pemimpi untuk mewujudkan semua impiannya. Gambaran seperti ini, mungkin teman sekalian pernah rasakan meninggalkan mimpi masa kecil kita dan menggantinya dengan mimpi yang baru.

Beruntunglah, mereka yang saat ini masih mengejar apa yang mereka impikan dimasa kecil, karena itulah mimpi yang sebenarnya, impian yang tak hanya bersandar pada tujuan hidup yang penuh meterialistik, karena impian masa kecil lahir dari pemikiran yang sangat murni dari sosok yang tak berdosa yang tak mengenal derita dunia, itulah masa kecil.




Tak terasa waktu berlalu begitu cepatnya, hingga tak terasa umur yang semakin bertambah dan menuju pada berkurangnya kuota hidup kita berada dunia, kadang-kadang mimpi masa kecil itu kembali mengusik, terngiang dan menghantui pikiran kita.

Saat momen seperti ini datang, disaat kita mulai meninggalkannya, Dilemapun melanda, sungguh semakin komplit perasaan yang terasa menyesak dada. Apakah gerangan yang harus dilakukan, jalan mana yang harus kutempuh, Dunia tak lagi indah seperti yang ku tahu dulu,

Diri tak ingin berpaling lagi dari apa yang saat ini, ada dihadapan ku, impian ku, dulu yang sekarang memanggil. Maafkan aku, Karena mengabaikan Panggilan mu...

Sekian,

Minggu, 15 Juni 2014

Gerakan Berantas Buta Internet

Selamat datang kembali kepada teman-teman sekalian, pada kesempatan kali ini, saya akan sedikit membahas suatu agenda atau program, salah satu operator seluler didalam negeri yakni telkomsel.

Suatu gerakan yang diberi tag line "Berantas Buta Internet" untuk Indonesia "Genggam Internet" . program ini menurut saya cukup baik, karena sudah memiliki inisiatif untuk mengembangkan potensi dari masyarakat kita dengan bidang yang mereka geluti yakni dengan mengenal internet maka mereka bisa mencari bahan yang menunjang bisnis mereka misalnya.




Program ini, memiliki sasaran utama adalah mereka yang berprofesi sebagai pedagang kaki lima, orang yang berwirausaha, sementara hp atau gadget mereka dengan menggunakan perdana telkomsel belum pernah mereka gunakan untuk mengaktifkan paket internet mereka, inilah target yang ingin pihak telkomsel sehingga mereka bisa mengetahui fungsi dan menggunakan paket internet dari telkomsel.

Info lebih lanjut mengenai program ini Indonesia Genggam Internet

Saya menilai program ini sangat bagus, tapi di sisi lain, perlu juga dipertimbangkan tarif dari setiap paket internet yang ada, karena sudah lama kita ketahui, harga internet di indonesia jika dibandingkan dengan negara lain itu sangat jauh bedanya, belum lagi paket internet di negara kita ini, sangat banyak dan kompleks dalam hal pembuatan syarat dan ketentuan.

Saran saya, jika kita benar-benar berniat untuk membantu meringankan dan memudahkan masyarakat kita itu, sebaiknya kita harus memang maksimal jangan cuman setengah-setengah. mari kita bersama-sama memberantas buta internet dan juga memberi pelayanan yang tidak membebani para pengguna layanan internet dan kita berusaha untuk mempermudahnya.

*tidak ada niatan untuk merendahkan dan menyinggung pihak tertentu dalam hal penulisan artikel, ini hanyalah dasar penilaian pribadi penulis.

Sekian, semoga ada manfaatnya bagi kita semua

Pecinta Musiman

Ada hal unik yang menjadi identitas sendiri bagi masyarakat kita, jika diperhatikan secara seksama, yakni banyak diantaranya menjadi seorang yang menyukai sesuatu hanya jika sudah banyak orang yang terlibat atau melakukannya.

Saya menyebutnya "Pecinta Musiman" karena kita mencitainya kalau lagi sedang musimnya saja, setelah lewat sudah dilupakan. Sebut saja Demam Piala Dunia, yang dilaksanakan setiap 4 tahun sekali ini membuat setiap orang menjadi pecinta Bola.




 Orang yang sebelumnya tidak tahu apa-apa dan tidak fans sama sekali dengan klub manapun, juga ikut menyumbangkan suaranya dengan mendukung salah satu timnas yang berlaga. Orang yang tidak tahu menahu mengenai peraturan dan istilah-istilah Bola juga ikut bercerita panjang lebar tentang pertandingan Bola.

Hal mengenai prediksi, jalannya pertandingan hingga skor dan baik burunya permainan yang ditampilkan para pemain. Semuanya hanya di dapatkan pada ajang piala dunia saja. Padahal liga di setiap negara setiap tahunnya menggelar pertandingan antar klub di negara tersebut, namun itu tidak menjadi objek utamanya.





Selain, Demam Piala Dunia, ada juga Iklan yang hanya ada pada satu bulan sebelum Ramadhan serta satu Bulan setelahnya dan tentunya masih banyak lagi.

Sangat unik dan hanya terjadi pada musim-musim tertentu saja, sama halnya dengan melimpahnya buah-buahan pada bulan tertentu saja.

Sekian, semoga ada manfaatnya bagi kita semua

Negara "Formalitas"

Dari judul postingan kali ini, saya ingin menginfokan bahwa, ada dibagian salah satu benua di bumi yang baru saja memproklamirkan kemerdekaan suatu bagsa dan menyepakati untuk mengambil nama Formalitas sebagai nama negaranya*
*becandaan bro

Sama seperti yang teman sekalian ketahui, yang saya maksud di sini adalah kata formalitas dengan makna yang sesungguhnya bukan kata yang diatas.




Saya ingin memberikan sedikit gambaran sehingga teman-teman lebih jelas memahami mengapa saya memberi nama formalitas di postingan kali ini. teman-teman pasti pernah mengalami suatu kejadian yang dimana kita dituntut untuk menyelesaikan suatu permasalahan dengan syarat tertentu.

Jika teman pernah pergi untuk mengurus pengambilan SIM misalnya, maka pasti sudah tahu apa-apa dokumen atau berkas yang harus dilengkapi. seperti kita harus membawa fotocopy ktp, sejumlah uang serta lainnya.

Ada satu hal yang menjadi fokus pembicaraan kita yakni, adanya syarat harus melampirkan surat keterangan dari dokter, surat keterangan ini akan kita gunakan sebagai bukti bahwa kita sudah melewati serangkaian tes kesehatan yang dilakukan oleh dokter dan bisa memiliki SIM.

Nah, disinilah letak formalitas yang saya bahasakan sebelumnya, ada kalanya, saat akan mengambil surat keterangan tersebut kita hanya antri, test gol darah dan melihat beberapa kertas bertuliskan angka-angka, setelah itu, kita sudah memliki rekomendasi dari dokter.

Pengurusan seperti ini, sepertinya tidak terlalu dipusingkan atau mendapatkan perhatian khusus asal kita sudah menjalani prosedur yang ada maka kita sudah punya apa yang kita inginkan, cukup mudah padahal jika kita ingin sedikit lebih bijak lagi, maka kita akan berpikir bahwa, syarat ini sangat penting bagi pemberian surat izin mengemudi tadi.

Tapi, namanya juga Formalitas jadi kita tidak usah kuatir akan hal demikian, Kita sebagai orang indonesia lebih suka mempercepat hal yang mudah dari pada mempersulitnya meskipun manfaatnya nanti yang lebih besar.

Sekian, semoga ada manfaatnya bagi kita semua

Sabtu, 14 Juni 2014

Hidup dimata Anak Kecil

Di kehidupan sekarang yang penuh dengan penderitaan dimana-mana, kehidupan yang semakin sulit, bertahan untuk bisa makan dalam satu hari saja sudah terasa sulit, membuat segala macamnya menjadi sulit, sudah banyak perkara yang tidak dapat dieselesaikan dengan baik dan segala macam kejadian yang membuat kepala pusing, hanya untuk memikirkannya.

Ditengah banyaknya kasus yang menunjukkan bahwa hidup ini, tak lagi indah seperti yang kebanyakan di pikirkan oleh orang-orang. Namun di balik itu semua, sang kuasa mempelihatkan bagaimana ia mengatur kehidupan manusia, bagaimana ia memperlihatkan bahwa dialah yang menciptakan setiap kebahagian di dunia ini.




Tawa seorang anak kecil menjadi suatu bukti, bagaimana indahnya dunia ini, dapat juga dinikmati meskipun dari sisi yang terlihat terasa kebahagiaan itu semakin jauh. Seorang anak kecil yang ada di sekitar kita, tak pernah memikirkan bahwa dunia ini seperti, yang ada dalam kepalanya hanyalah, gambaran bahwa dunia ini adalah tempat bermain.

Dunia ini diciptakan untuknya dan teman-temannya sebagai tempat untuk mengungkapkan kegembiraan dan menciptakan kebahagiaan bagi orang-orang. Tidak pernah ada kata susah dan menderita dalam kamusnya, selama bisa bermain dengan sepuasnya.

Begitulah, kita saat masih kecil dulu, betapa bahagianya jika kita mampu untuk selalu seperti itu, setiap saat dan melupakan penat dan kerasnya hidup ini...

Sekian, semoga ada manfaatnya bagi kita semua


Otak = Otot

Kalau teman sekalian baca judul postingan saya kali ini, pasti bertanya-tanya. apa benar ada hubungan antara otot dengan otak, sampai disamakan begitu. Ternyata teman-teman, memang ada kaitannya. dalam beberapa diskusi dan menghadiri pertemuan.




Pada otot yang dimiliki oleh manusia, jika terus latih untuk menjadi besar maka ototpun akan membesar, dengan mengikuti latihan seperti ikut fitness maupun olah raga secara teratur maka otot akan terbiasa dengan pekerjaan-pekerjaan tadi, semakin hari semakin bertambah massa otot yang kita miliki dan berubah menjadi lebih besar dari sebelumnya.

Disinilah poin kesamaan antara otot dan otak. Otak yang kita miliki apabila setiap harinya kita latih, maka akan berkembang juga setiap harinya, maka saat menjalani study kita di perguruan tinggi yang sering di sibukkan dengan segala urusan tugas-tugas.

Jangan buat kita mengeluh begitu saja dan menyerah dengan keadaan, biarkan otak yang kita miliki terbiasa akan hal itu, dan akan berkembang seiring berjalannya waktu, tekanan yang diberi pada otak akan mulai terbiasa dirasakan.

Hal ini akan membuat kita diuntungkan demi masa yang akan datang lebih berat dari ini, namun kita tidak perlu kuatir karena, otak yang sudah terbiasa dengan tekanan sebelumnya, akan memberi reaksi positif dengan kita dan menjalani segala masalah dengan kepala yang tenang.

Sekian, semoga ada manfaatnya bagi kita semua

Otak Kiri Otak Kanan

Teman sekalian pasti pernah mendengar istilah tersebut, biasanya dalam suatu pelatihan pengembangan diri, sering sekali kita diperkenalkan dengan potensi yang kita miliki, salah satu contohnya adalah dengan mengetahui kita tergolong orang  yang cenderung memakai otak kiri atau kita ini adalah orang pengguna otak kanan.




Cukup menarik bukan, pada saat pertama kali saya mengikuti suatu pelatihan dan materi yang dibahas mengenai Otak kiri Otak kanan ini, saya sedikit bingung juga, ada pertnyaan timbul, memang isi kepala kita itu, terpisah yah, antara belahan kanan dengan kiri, kali itu saya benar-benar tidak paham. dan pada saat itulah saya baru paham mengenai adanya pembagian seperti itu.

Pada umumnya jika kita ingin mengetahui kita adalah orang yang lebih sering menggunakan otak mana, itu bisa dilakukan dengan mengenali beberapa fungsi yang menjadi pembeda dari fungsi utama dari belahan otak ini.

Seperti apa itu, bisa dijelaskan dengan melihat gambar yang sudah saya perlihatkan diatas. untuk sedikit memberi gambarannya. bisa terangkan sebagai berikut :

Tipe Otak Kiri :

  • Suka melihat Garis, huruf dan angka
  • Berpikir hal-hal logis
  • Menganalisis suatu permasalahan
  • Lebih perhitungan
Tipe Otak Kanan
  • Suka dengan Gambar-gambar
  • Berpikir dengan sering berimajinasi
  • Bermimpi adalah suatu hal wajar
  • Lebih kearah kesenian
Jika, teman-teman ingin melihat tipe apa anda dalam hal berpikir, apakah otak kanan atau otak kiri, bisa melihat bagian-bagian dalam poin setiap kriteria Otak kiri dan Kanan diatas, kurang lebih itu sudah mewakili kecenderungan orang yang bertipe otak tersebut.

Jika teman lebih suka dengan poin-poin dalam Otak kiri, maka itulah cara kerja otak anda yang lebih sering anda gunakan, begitu juga sebaliknya jika anda lebih pada poin Otak Kanan. Tapi jika anda merasa menyukai keduanya itupun tak jadi masalah karena, ada juga sebagian orang yang menggunakan keduanya.

Sekian, semoga ada manfaatnya bagi kita semua